KEUTAMAAN MENYEMPURNAKAN RUKUN-RUKUN SHALAT
Assalamu alaikum WR”WB.
BIsmillah alhamdulillah washolatu wasalamu ala rosulillah wa ala alihi wa shohbihi wa mawalah la haula wala quwata illa billah ama ba,du.
Segala puji kami panjatkan pada tuhan kita tuhan illahi robi yang telah memberikan kita semua kesehatan akal sehinnga kita bisa menulis artikel ini dan bisa belajar bareng di dunia maya ini .sholawat salam kami jungjungan nabi alam nabi besar nabi kita nabi Muhammad SAW yang telah membawa kita dari jaman jahiliya hingga jaman luna maya ini .
Keutamaan Rukun Shalat
Rasulullah telah bersabda:
Artinya:
“Sholat itu laksana neraca;kerena itu ,barang siapa yang menyempurnakan suatu neraca ,maka ioa akan di sempurnakan “.
Yazid ar-Riqasyi telah berkata “rasulullah itu tegak rata (tegak) seolah-olah beliau telah di timbang”.
rasulullah SAW telah bersabda :
Artinya:
“Srsungguhnya dua orang dari umatku berdiri untuk mengerjakan shalat, dimana ruku”dan dan sujud kedua orang itu adalah satu,dan jarak di antara kedua sholat orang tersebut asalah jarak di antara langit dan bumi”.
Rosulullah bersabda:
Artinya:
“Allah SWT tidak akabn memandang pada seseorang hamba di hari kiamat yang tidak menegakan tulang rusuknya di antara ruku dan sujud”.
Rosulullah telah bersabda:
Artinya:
“Apakah orang yang memutar_mutar mukanya ketika mengerjakan sholat tidak takut mukanya di robah oleh allah SWT menjadi khimar”.
Rosulullah telah bersabda:
Artinya:
“Barang siapa mengerjakan sholat pada waktunya dan melengkapkan wudhunyab ,menyempurnakan rukunya ,dan sujudnya,dan khusunya ,maka sholat itu naik dengan warna putioh bersih seraya berkata”Kiranya Allah SWT sebagaimna engkau telah menjagaku!”. Dan barang siapa yang mengerjakan sholat tidak pada waktunya dan tidak melengkapkan wudhunya ,tidak menyempurnakan rukunya,dan sujudnya dan khusunya maka sholat itu akan naik dengan warna hitam kusam seraya berkata ” Semoga allah SWT menyia-nyiakan kamu sebagaimana kamu telah menyia-nyiakanku!”.Sehingga ketika allah SWT menghendaki,maka dilipatlah shalat itu sebagaimana dilipatnya pakaian yang sudah rusak dan ditamparkan kemuka orang tersebut”.
Rasulullah SAW telah bersabda:
Artinya:
“Sejahat-jahat manusia yang mencuri adalah orang yang mencuri dari sholatnya”.
Berkata Ibnu mas,ud RA : Sholat itu laksana alat penakar .karena itu. barang siapa yamg menyempurnakan ,maka ia akan menerima kesempurna,an dan barang siapa yang mengurangi takaran ,maka ia niscaya mengetahui tentang firman Allah SWT yang berkaitan dengan orang-orang yang telah mengurangi takaran (tinmbangannya)”.
Wassalamu alaikum wr”wb
jika kurang paham silakan komen .
Terimakasih…………………..


