Biografi Imam Ibnu Hajar. Pada akhir abad kedelapan hijriah dan pertengahan abad kesembilan hijriah termasuk masa keemasan para ulama dan terbesar bagi perkembangan madrasah, perpustakaan dan halaqah ilmu, walaupun terjadi keguncangan sosial politik.
Imam Ibnu Hajar bernama Ahmad bin Ali bin Muhammad bin Muhammad bin Ali bin Mahmud bin Ahmad bin Hajar Al-Kannani Al-Asqalani Al-Mishri. Kelahirannya beliau dilahirkan tanggal 12 Sya’ban tahun 773 Hijriah dipinggiran sungai Nil di Mesir kuno. Tempat tersebut dekat dengan Dar An-Nuhas dekat masjid Al-Jadid. Kelahirannya beliau dilahirkan tanggal 12 Sya’ban tahun 773 Hijriah dipinggiran sungai Nil di Mesir kuno. Tempat tersebut dekat dengan Dar An-Nuhas dekat masjid Al-Jadid.
Sifat Ibn Hajar adalah wajah yang tinggi, berkulit putih, bercahaya, bentuk tubuh yang indah, berseri-seri, penuh janggut, dan putih dan pendek kumisnya. Dia adalah pendengaran dan penglihatan yang sehat, kuat dan utuh, kecil, penuh semangat, kuat, ambisius, kurus, lancar, pendiam, bijaksana, cerdas, pintar, pandai-puitis dan pemimpin di zamannya.
Ibn Hajar tumbuh dan tumbuh sebagai seorang yatim piatu, ayahnya meninggal ketika dia berusia 4 tahun dan ibunya meninggal ketika dia masih balita. Ayahnya meninggal pada semak 777 AH rajab setelah ziarah dan mengunjungi Baitulmaqdis dan tinggal di dua tempat. Saat itu Ibnu Hajar sedang bersama ayahnya.
Bagaimana Biografi Imam Ibnu Hajar?
Setelah ayahnya meninggal ia bergabung dan dibesarkan oleh Az-Zaki Al-Kharubi saudara tertua dari ibn Hajar sampai pengasuh meninggal. Itu karena sebelum dia meninggal, ayah bersaksi kepada putra sulungnya, saudagar kaya bernama Abu Bakar Muhammad bin Ali bin Ahmad Al-Kharubi untuk menanggung dan membantu saudara-saudaranya.
Ibnu Hajar tumbuh dan tumbuh sebagai seorang yatim piatu yang menjaga iffah menjaga dirinya dari dosa, menjadi sangat berhati-hati, dan independen di bawah penguasaan kedua orang itu.
Zaakiyuddin Abu Bakar Al-Kharubi memberi perhatian besar dalam melestarikan dan mengamati serta mengajarnya. Dia selalu membawa Imam Ibnu Hajar ketika ia mengunjungi dan tinggal di Mekkah sampai ia meninggal pada 787 H, sekian dulu dan semoga bermanfaat.


