11 Kesunahan Puasa Ramadhan

11 Kesunahan Puasa Ramadhan
مَنْ صَامَ رَمَضَانَ ثُمَّ أَتْبَعَهُ سِتًّا مِنْ شَوَّالٍ كَانَ كَصِيَامِ الدَّهْرِ
صيام شهر رمضان بعشرة أشهر وصيام ستة أيام بشهرين فذلك صيام سنة 

Assalamu alaikumwr’wb .
Alhamdulilahirobil alamin wabihi nasata,inu ala umuri dunya wadin .saya selaku admin ingin menjelaskan apa yang saya bisa dan semoga apa yang aku tulis dalam blog ini bermanfa,at bagi kalian semua aminya rob. saya akan
menjelaskan tentang kesunahan kesunahan dalam berpuasa ,yang dimana kesunahan
puasa itu terbagi menjadi 11 salah satunya ialah:
 Hasil gambar untuk hadis sunah puasa
11 Kesunahan Puasa Ramadhan 
















1).Sahur, walaupun hanya seteguk air.
Hendaknya dilakukan pada akhir malam agar menjadi kekuatan bagi yang berpuasa.
Sebagaimana disebut dalam sebuah hadis “Bersahurlah, sesungguhnya sahur itu
penuh keberkahan”Dalam hadis lain juga disebutkan “Sahur itu penuh keberkahan,
maka jangan kalian tinggalkan sekalipun dengan seteguk air, karena sesungguhnya
Allah dan para malaikatNya mengirim salawat atas orang-orang yang bersahur”  Sementara hadis yang menganjurkan agar kita
bersahur pada akhir malam adalah riwayat Thabrani, “Ada 3 hal akhlak para
Rasul:


2). segera berbuka, mengakhirkan sahur dan
meletakkan tangan kanan di atas tangan kiri pada waktu salat” Segera berbuka,
sebelum melaksanakan salat Maghrib. Disunnatkan berbuka dengan kurma basah atau
kurma kering atau manis-manisan, atau air dan hendaknya mengutamakan bilangan
ganjil dalam memakan buah tersebut. Sebagaimana hadis “Bahwasanya Rasulullah,
berbuka dengan anggur basah sebelum salat dan jika tidak ada maka dengan anggur
kering dan jika tidak ada dengan air”.


3).Berdo’a saat buka:
Ya Allah, sesungguhnya karena Engkaulah aku berpuasa
[allâhumma laka shumtu]  Atas rizkimu aku
berbuka [wa ‘alâ rizqika afthartu]
Hanya kepadamu aku bertawakkal [wa ‘alayka
tawakkaltu] Kepadamu aku beriman (wa bika âmantu)
Wahai Dzat Yang Maha luas keutamaannya [yâ
wâsi’al fadhli]
Ampunilah aku [ighfir lî]
Segala puji bagi Allah [alhamdu lillâh]
Yang telah menolongku sehingga aku berpuasa [alladzî
a’ânanî fa shumtu]
Yang memberiku rizki sehingga aku berbuka [wa
razaqanî fa afthartu]


4).Menyediakan bebuka bagi orang yang
berpuasa.


5).Bersuci dari junub, haid, dan nifas sebelum
subuh.


6).Menjaga lisan dan semua anggota badan dari
perbuatan tidak terpuji. Sebagaimana dalam hadis “Jika seseorang berpuasa, maka
hendaklah dia tidak melakukan perbuatan tercela dan jika diganggu maka
hendakalh ia berkata “Aku sedang berpuasa’”


7)Meninggalkan syahwat yang tidak membatalkan
puasa, seperti menikmati hal-hal yang menggoda telinga, penglihatan dan
penciuman, karena hal itu tidak sesuai dengan hikmah puasa.


8).Tidak berbekam baik untuk dirinya ataupun
orang lain dan hendaknya tidak mencicipi masakan dan menghindari berciuman.


9).Berbuat baik terhadap keluarga dan kerabat
serta memperbanyak shadaqah bagi fakir miskin.


10).Menyibukkan diri dengan belajar dan
membaca al-Qur’an serta memperbanyak berdzikir dan shalawat atas Nabi saw serta
perbuatan baik lainnya.


11).I’tikaf terutama pada 10 hari terakhir,
dengan harapan agar ibadah yang ia lakukan bertepatan dengan Lailatul Qadar


Terimakasih …………..
Wassalamu alaikumwr’wb.

Comments

No comments yet. Why don’t you start the discussion?

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *