Keutamaan Khusyu Didalam Sholat

Keutamaan Khusyu Didalam Sholat

Normal
0

false
false
false

IN
X-NONE
AR-SA

/* Style Definitions */
table.MsoNormalTable
{mso-style-name:”Table Normal”;
mso-tstyle-rowband-size:0;
mso-tstyle-colband-size:0;
mso-style-noshow:yes;
mso-style-priority:99;
mso-style-parent:””;
mso-padding-alt:0cm 5.4pt 0cm 5.4pt;
mso-para-margin:0cm;
mso-para-margin-bottom:.0001pt;
mso-pagination:widow-orphan;
font-size:11.0pt;
font-family:”Calibri”,”sans-serif”;
mso-ascii-font-family:Calibri;
mso-ascii-theme-font:minor-latin;
mso-hansi-font-family:Calibri;
mso-hansi-theme-font:minor-latin;
mso-fareast-language:EN-US;}

Keutamaan khusyu
Assalamu alaikum wr’wb……
Alhamdulillah washolatu wasalamu ala rosulillah wa ala alihi wasohbihi wama walah lahaula wala quwata illa billah ama ba,du.
Berfirman Alla SWT  :
Artinya :
      “Kerjakanlah
sholat untuk mengimgat kepadakuu”.
(QS.thoha:14)
Berfirman Alla SWt :
Artinya :
        “Janganlah
kamu termasuk orang-orang yang lupa “.
   (QS.al-araf :205)
Berfirman Allah SWT :
Artinya :
      “Janganlah kamu
mendekati sholat ketika kamu dalam keadaaan mabuk sampai kamu mengetahui apa
yang kamu katakan “.(QS.an-nisa:43)
Ada yan mengatakan “mabuk” dari banyak nya angan-angan ada
yan mengatakan “mabuk” dari kecintaan teradap duniawi.
Berkata Waab  : Yang
dimaksud dengan mabuk dalam ayat tersebut adala mabuk secara dzohir ; karenanya
,di situ ada peringatan terhadap mabuk dunia ,sebab Allah SWT menerankan
penyebabnya dengan firman-Nya “ sampai kamu mengetaui apa yang kamu
katakan  “. Banyak orang yang mengerjakan
solat tetapi tidak mengetahui apa yan ia ucapkan dalam solatnya ,padaal ia
tidak habis meneguk komer.
       Bersabda
rosuulullah SAW :
Artinya :
       Barang siapa
yan mengerjakan solat dua roka,at dimana ia tidak berbicara dengan dirinya
dalam dua roka,at tersebut mengenai urusan dunia.maka niscaya di ampunila
dosa-dosanya (-dosa kecil) yan ela lewat.
       Bersabda
Rosulullah SAW :
Artinya :
        “Sesungguhnya
solat itu menenangkan hati ,menundukan diri ,merendakan ati ,meratapi bathin
,menyesali diri dan engkau meletakan kedua tanan mu seraya beerkata “ Ya Alla !
Barang siapa tidak mengerjakan demikian ,maka sholatnya kurang sempurna”.
           
Diriwayatkan dari Alla SWT di dalam kitab-kitab yang dahulu ,bahwa dia
brfirman  “Tidak lah semua orang
menrjakan solat kuterima sholatnya ,.Aku hanya 
menerima solatnya oran yang merendahkan dirinya karena mengagunkan
ku,tidak bersikap takabur terhadap amba-hamba ku dan mau meemberi orang faqir
Yang keelaparan karena mengharapkan rhido-ku”.
Bersabda Rosululla SAW :
Artinya :
         “Sesungguhnya
di fardhukannya sholat ,diperintahkannya haji,thowaf dan di siarkannya
ibadahibadah adalah karena menegakan dzikir kepada Allah SWT .oleh karena itu
,bila di dalam hati mu dari hal-hal tersebut terdapat maksud dan tujuan untuk
mangagungkan dan rasa takut maka apa artinya dzikirmu”.
        Rosulullah
telah bersabda kepada orang yang di beri wasiat :
Artinya :
        “Bila kamu
mengerjakan sholat ,maka kerjakanlah sholat itu seperti orang yang mau
berpamitan “.
Maksudnya berpamitan kepada dirinya ,hawa nafsunya
,umurnya,dan menuju kepada ridho Allah .Sebagaimana firman Allah SWT :
Artinya :
      “Hai manusia !
engkau mesti bekerja keras dengan sesungguhnya (menuju ) kepada tuhan mu
,kemudian kamu akan menemuinya “
(al-insyikok :6)
        Berfirman
Allah SWT :
Artinya :
        “bertakwa lah
kamu kepada Allah dan Allah mengajarmu “
(al-bakoroh :282)
        Allah SWT
telah berfirman :
Artinya :
       Bertakwalah
kamukepada Allah dan ketahu,ilah bahwa kamu akan menemui dia”.(surat al-bakoroh
:223)
         Rosulullah
telah bersabda :
Artinya :
         “Barang siapa
yang sholatnya yang tidak dapat mencegahnya dari perbuatan keji dan mungkar
,maka ia tidak bertambah dekat kepada Allah ,tetapi bertambah jauh”.
Sholat itu bermunajat kepada Allah SWT ,maka bagaimana ada
munajat yang disertai kelalaian?
         Bakar bin
abdullah berkata : “Wahai anak adam! Apabila kamu bermaksud kepada tuhanmu
tanpa ijin dan bebbicara dengannya tanpa juru bahasa ,maka masuklah !lalu ada
orang yang bertanya  “Bagaimana yang
demikian itu ?
‘. Jawabnya “Sempurnakanlah wudhumu,lalu masuk lah kedalam
mihrobmu.Dan apabila kamu telah masuk kepada tuhan mu tanpa ijin itu maka
bebicaralah dengannya tanpa ada juru bahasa”.
         Dari Ai’isyah
RA katanya :” Aku bebincang-bincang dengan rosulullah SAW .maka ketika datang
waktu sholat ,maka seolah-olah beliau tidak mengenalku dan aku pun seolah-olah
tidak mengenal beliau “. Karena seluruh jiwa-raga tertuju kepada ke agungan
Allah SWT.  
          Rosulullah
telah bersabda :
Artinya :
        “Allah SWT
tidak memandang sholat seseorangf yang tidak mengonsentrasikan hatinya beserta
badannya”.
        Adalah nabi Ibrohim AS bila berdiri
mengerjakan sholat ,maka terdengarlah detak jantungnya dari jarak dua mil.Dan
Sa;idat-tanukhiy bila mengerjakan sholat ,maka tiada putus air mata dari kedua
pipinya menuju dagunya.

      Rosulullah SAW
pernah melihat seorang yang bermain main dengan jenggotnya ketika mengerjakan
sholat ,maka beliau bersabda “Jikalau hati orang ini khusyu’, niscaya anggota
ikut khusyu”.  
          Diriwayatkan
bahwa Hasan al-bisriy pernah melihat seorang yang bermain-main dengan batu dan
berdoa “ Ya tuhanku! Kawinkanlah dengan bidadari !”. Berkatalah hasan
“berkatalah hasan  “ Buruk benar pelamar
ini .Engkau melamar bidadari sambil bermain-main dengan batu”.
          Berkata Ibnu
abbas RA : Dua roka’at yang di kerjakan dengan sempurna dalam tafakhur adalah
lebih baik dari pada mengerjakan sholat semalam suntuk dengan hati yang lengah.

Comments

No comments yet. Why don’t you start the discussion?

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *