Doa Sebelum ML (Make Love) atau Doa Sebelum Berhubungan Badan Sesuai Sunnah

Doa Sebelum ML (Make Love) atau Doa Sebelum Berhubungan Badan Sesuai Sunnah

 

Salah satu permohonan iblis kepada ALLOH SWT, adalah untuk menjadi yang ketiga ketiga ada ank cucu, adam melakukan hubungan suami istri atau dalam bahasa populernya ML atau make love.

Maka hendaklah kita berdoa untuk minta perlindungan dari ALLOH SWT ketika akan berhubungan dan ALLOH SWT akan melindungi kita dan keturunan kita kelak Aaamiin. Berikut Doa berhubungan menurut Sunnah dikkutip dari Tanya jawab fiqih Doa Shahih Hubungan Intim

Pertanyaan:

Doa menggauli istri,

atas jawaban Ustad saya sampaikan terima kasih.
 
Dari: Fachri

Jawaban:

Nabi shallallahu
‘alaihi wa sallam
mengajarkan satu doa khusus ketika seseorang hendak
melakukan hubungan badan:

بِاسْمِ اللَّهِ، اللَّهُمَّ جَنِّبْنَا الشَّيْطَانَ وَجَنِّبِ الشَّيْطَانَ مَا رَزَقْتَنَا
 
BISMILLAH, ALLAHUMMA
JANNIBNAS-SYAITHAAN WA JANNIBIS-SYAITHAANA MAA RAZAQ-TANAA
 
Dengan (menyebut) nama Allah, ya Allah jauhkanlah kami dari (gangguan) setan dan jauhkanlah setan dari rezki yang Engkau anugerahkan kepada kami.
 
Keutamaan:

Doa ini memiliki keutamaan khusus, sebagaimana disebutkan dalam hadis dari Ibnu
Abbas radhiallahu ‘anhuma, bahwa Nabi shallallahu ‘alaihi wa sallam
bersabda,
 
« لَوْ أَنَّ أَحَدَكُمْ إِذَا أَرَادَ أَنْ يَأْتِىَ أَهْلَهُ قَالَ: “بِاسْمِ اللَّهِ، اللَّهُمَّ جَنِّبْنَا الشَّيْطَانَ وَجَنِّبِ الشَّيْطَانَ مَا رَزَقْتَنَا، فَإِنَّهُ إِنْ يُقَدَّرْ بَيْنَهُمَا وَلَدٌ فِى ذَلِكَ لَمْ يَضُرَّهُ شَيْطَانٌ أَبَدًا  » متفق عليه
 
Jika salah seorang dari kalian (suami) ketika ingin menggauli istrinya, dan dia membaca doa:
Dengan (menyebut) nama Allah, …dst’, kemudian jika Allah menakdirkan (lahirnya) anak dari hubungan intim tersebut, maka setan tidak akan bisa mencelakakan anak tersebut selamanya.” (HR. Bukhari no.141 dan Muslim no.1434)
 
Keterangan:
 
1. Yang dimaksud rezeki

(
رزق) pada hadis di atas adalah anak dan yang
lainnya.
 
2. Amalan doa di atas,

menunjukkan besarnya keutamaan membaca doa ini sebelum melakukan hubungan suami
istri. Karena disamping mendapat pahala, membaca doa ini merupakan sebab
selamatnya seorang bayi dari bahaya dan keburukan setan. An-Nawawi mengatakan,
 
وَفِي هَذَا الْحَدِيثِ الْحَثُّ عَلَى ذِكْرِ اللَّهِ تَعَالَى فِي هَذِهِ الْمَوَاضِعِ وَيَلْحَقُ بِهَا مَا فِي مَعْنَاهَا قَالَ أَصْحَابُنَا يُسْتَحَبُّ أَنْ يُذْكَرَ اسْمُ اللَّهِ تَعَالَى عَلَى كُلِّ أَمْرٍ ذِي بَالٍ
 
“Dalam hadis ini
terdapat dorongan untuk melakukan dzikir kepada Allah di kesempatan ini dan
kesempatan yang semisal. Ulama madzhab kami (syafi’iyah) mengatakan,
‘Dianjurkan untuk menyebut nama Allah dalam setiap perkara yang penting’.” (Syarh
Shahih Muslim
, 13:185)
 
3. Hadis ini menunjukkan

bahwa iblis dan bala tentaranya telah memancangkan permusuhan dengan manusia,
bahkan sejak dia sedang dalam proses awal penciptaannya. Termasuk ketika
manusia pertama kali dilahirkan, meskipun dia belum mengenal nafsu, indahnya
dunia dan godaan-godaan duniawi lainnya. Nabi shallallahu ‘alaihi wa sallam
bersabda,
 
صياح المولود حين يقع، نزغة من الشيطان
 
Tangisan seorang
bayi ketika (baru) dilahirkan adalah tusukan (godaan untuk menyesatkan) dari
setan
.” (HR. Muslim no.2367)
 
4. Makna “setan tidak

akan bisa mencelakakan anak tersebut selamanya” ulama menegaskan bahwa hadis
ini tidaklah menunjukkan bahwa anak terlahir tersebut akan menjadi ma’shum,
yakni terbebas dari dosa dan semua godaan setan. Karena segala kejadian ada
sebab dan ada penghalang. Usaha orang tua, yang berdoa ketika hendak
berhubungan badan, merupakan sebab agar anak tersebut selamat dari godaan
setan. Akan tetapi, dalam perjalanan hidupnya, terdapat banyak penghalang, yang
membuat anak ini tidak bisa bersih dari godaan setan, sehingga dia melakukan
kemaksiatan. (Taisirul Alam Syarah Umdatul Ahkam, 1:588)
Allahu a’lam
 

Dijawab oleh Ustadz Ammi
Nur Baits (Dewan Pembina Konsultasi Syariah)

 

Comments

No comments yet. Why don’t you start the discussion?

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *